Bagaimana Osama Ditemukan? Ini Dia Kronologisnya



INILAH.COM, Jakarta – Bagaimana Amerika bisa menemukan Osama bin Laden? Kenapa negara ini membutuhkan waktu sepuluh tahun sejak WTC diserang baru bisa menemuka pimpina Al Qaeda itu?

Intelejen Amerika, dibantu Pakistan, tidak mampu menemukan Osama meski telah menggunakan teknologi canggih sateleit dan alat penyadap komunikasi lainnya. Toh, faktor manusia juga yang menentukan.

Amerika harus membuntuti dengan sangat hati-hati orang-orang Osama, mulai dari yang paling luar dalam lingkaran organisasi Al Qaeda, sampai kurir yang sangat dipercaya Osama.

Osama memakai cara-cara tradisional, inilah yang membuat teknologi canggih tak bisa mengendusnya,untuk mengirim pesan atau barang kepada kelompoknya. Kurir inilah yang selama empat tahun terakhir ini dikuntit dengan sangat hati-hati.

Dari hasil pengintaian itu, intelejen Amerika menemukan rumah atau tempat tinggal sang kurir yang ternyata berada di lokasi elit. Rumah itu berada di luar kota Islamabad.

Tidak seperti rumah mewah lainnya, rumah yang ditaksir bernilai US$1 juta ini seperti benteng yang dilindungi pagar tinggi. Seorang pejabat pemerintah Amerika mengatakan, Osama sudah berada di rumah ini sekitar 6 bulan tanpa keluar sama sekali.

Setelah mendapat laporan lengkap tentang operasi intelejen ini, Huffingtonpost.com menulis, Presiden Obama memutuskan untuk menyerang tempat itu pada 29 April 2011, pukul 08.20 pagi, sebelaum mengunjungi lokasi bencana tornado di Alabama.

Pada 30 April, perencanaan operasi dimulai yang berlangsung hingga dinihari (pukul 02.00) pada 1 Mei.

1 Mei 2011, sekitar pukul 08.30, pasukan khusus Angkatan Laut Amerika menyerbu bangunan itu. Penyerbuan berlangsung hampir satu jam. Osama dan anak laki-lakinya yang sudah dewasa dilaporkan tertembak. Dua orang dekatnya, termasuk kurir yang dintai itu, dan satu orang wanita ikut tewas karena menjadi tameng yang melindungi Osama.
[ram/dari berbagai sumber]

sumber: Klik Aja

Iklan

2 Komentar (+add yours?)

  1. batakmedan82
    Mei 02, 2011 @ 14:06:17

    INILAH.COM, Washington – Jasad Osama bin Laden yang sejak tewas dipegang oleh pemerintah AS, kabarnya akan dimakamkan di bawah laut.

    Hal ini disampaikan oleh otoritas AS, kepada beberapa media. Tubuh Osama akan ditangani berdasarkan tradisi Islam. Termasuk diantaranya, harus dimakamkan maksimal 24 jam setelah tewas. Osama dikabarkan tewas pada Minggu (1/5) malam waktu AS.

    Osama adalah warga negara Arab Saudi. Namun, pemerintah Saudi menolak repratiasi atau memulangkan kembali jasadnya.

    Pemimpin kelompok teroris Al Qaeda ini tewas dalam sebuah penggerebekan di Abbotabad, Ibukota Pakistan, Islamabad.

    Balas

  2. bengak
    Mei 03, 2011 @ 19:29:20

    Kairo – Rektor Universitas Al Azhar Mesir Imam Besar Ahmed El-Tayeb mengecam cara militer Amerika Serikat (AS) dalam memperlakukan jasad Osama bin Laden yang dicemplungkan ke laut. Penguburan itu dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan Islam.

    “Imam besar Dr Ahmed El-Tayeb, Syekh Al Azhar mengecam laporan, jika benar, pelemparan jasad Osama bin Laden ke laut,” ujar rilis Al Azhar seperti dilansir Gulf Times, Selasa (3/5/2011).

    Prosedur itu berlawanan dengan semua nilai-nilai agama dan kemanusiaan. “Imam besar menegaskan bahwa hal itu (penguburan di laut) terlarang dalam Islam untuk menguraikan jasad, terlepas dari apa yang mereka yakini. Satu penghormatan bagi orang yang meninggal adalah dengan menguburkannya,” jelas Al Azhar.

    Pengacara terkenal Mesir, Montasser al-Zayat, juga senada dengan Al Azhar. al-Zayat mengatakan seharusnya Osama dikuburkan di negara asalnya, Arab Saudi.

    “Tidak cukupkah mereka membunuhnya (Osama) dan menunjukkan kegembiraannya kepada dunia?” gugat al-Zayat seperti disiarkan TV Al Jazeera.

    Sebelumnya, penguburan Osama di laut Arab Utara ini juga menjadi polemik di kalangan ulama AS dan dunia Arab.

    “Penguburan di laut diterima luas dalam interpretasi hukum Islam, dan tidak menyulut kemarahan komunitas Muslim,” ujar Guru Besar Kajian Islam dari Duke University North Carolina, Ebrahim Moosa, seperti dilansir The Seattle Times, Selasa (3/5/2011).

    Sementara Ketua Departemen Kajian Islam American University Akbar Ahmed mengatakan, penguburan Osama di laut mencegah ketidakpuasan yang disasarkan pada makam Osama. Makam Osama bisa jadi ajang pengultusan hingga sasaran kekecewaan.

    “Makam itu sangat kuat. Makam dari figur muslim kontroversial dalam sejarah Islam bisa memancing kemarahan, kekecewaan. Makam itu bisa memiliki kharisma relijius. Jika membolehkan Osama dimakamkan di Pakistan, para pengikut Osama akan muncul, menanam bunga, dan para perempuan akan mengatakan makam itu mempunyai kekuatan menyembuhkan, terutama di kalangan tak berpendidikan. Mitosnya pun akan berkembang,” jelas Ahmed.

    Guru Besar Hukum Islam dari University of Jordan, Mohammed Qudah, mengatakan bahwa jasad pemimpin Al Qaeda kelahiran Arab Saudi itu tidak dilarang dimakamkan di laut, jika tidak ada negara yang menerimanya untuk dikubur di daratan.

    “Darat dan laut itu milik Allah, yang berkuasa melindungi dan membangkitkan orang mati pada Hari Pembalasan, terlepas dari apakah ada atau tidaknya dunia Islam menerima jasad Osama,” jelas Qudah.

    Sementara ulama di Irak, di mana terdapat jaringan Al Qaeda yang disalahkan atas kematian ribuan orang sejak 2003, mengecam tindakan AS. Ulama Irak itu mengatakan, hanya satu yang diuntungkan dari pemakaman Osama di laut, yaitu ikan.

    Sejumlah di Indonesia juga mengecam kebijakan AS itu. AS berdalih, langkah itu diambil karena tidak ada negara yang bersedia menerima jasad Osama, selain khawatir makam itu akan “dipuja”.

    sumber: http://us.detiknews.com/read/2011/05/03/172255/1631622/1148/rektor-al-azhar-mesir-kecam-penguburan-osama-di-laut?991101mainnews

    Balas

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: