Jadi artis setelah kematiannya



Washington – Pemerintah dan rakyat AS berpesta atas keberhasilan melumpuhkan Osama bin Laden, buruan teroris nomor 1 sejak 2001. Para pejabat CIA bertepuk tangan ketika operasi penyerbuan Osama dinyatakan sukses.

Osama bin Laden tewas dalam serangan yang dilancarkan pasukan elite Angkatan Laut AS, SEAL pada Minggu, 1 Mei 2011, pagi waktu setempat. Serangan itu dilancarkan ke sebuah bangunan besar di Abbotabad, sekitar 35 mil dari Islamabad.

Serangan itu berlangsung kurang dari 40 menit dan disaksikan secara real time oleh Direktur CIA Leon Panetta dan para pejabat intelijen lainnya. Mereka menyaksikan di ruang konferensi di kantor pusat CIA di Langley, Virginia.

“Ketika disebutkan operasi itu sukses, pejabat CIA di ruang konferensi bertepuk tangan cukup meriah,” kata seorang pejabat seperti dilansir Reuters, Senin (2/5/2011).

Tempat berlindung Osama adalah sebuah gedung yang dibangun pada tahun 2005 dan tampaknya telah menjadi kediaman keluarga Osama selama beberapa waktu. Bangunan itu berada di daerah Abbotabad, tempat banyak pensiunan pejabat militer Pakistan tinggal. Bangunan tersebut terlihat berbeda dari rumah-rumah warga lainnya. Bangunan itu delapan kali lebih besar dari rumah warga sekitar.

Menurut pejabat-pejabat AS, butuh waktu bertahun-tahun untuk menemukan bangunan tersebut. Awalnya, badan intelijen AS, CIA, melacak seorang pria yang diyakini sebagai kurir kepercayaan Osama.

Kemudian empat tahun lalu, identitas pastinya ditemukan dan pada Agustus lalu, tempat yang sering dikunjunginya di Pakistan diketahui otoritas AS. CIA kemudian menyadari bahwa teroris tingkat tinggi bersembunyi di sana. Selama berbulan-bulan kemudian, para analis menyimpulkan bahwa itu kemungkinan Osama.

Presiden Barack Obama telah mengumumkan kematian Osama. Dia menyatakan, dia menyetujui operasi penyerbuan itu pekan lalu dan dilakukan hari Minggu bekerjasama dengan aparat Pakistan. “Keadilan telah ditegakkan,” ujarnya.

sumber: Klik aja

Iklan

4 Komentar (+add yours?)

  1. batakmedan82
    Mei 02, 2011 @ 11:13:12

    Washington – Serangan pasukan AS yang menewaskan Osama bin Laden di Pakistan juga menewaskan empat orang lainnya. Keempat orang itu terdiri dari tiga pria dan seorang wanita. Salah satu korban tewas diyakini sebagai putra Osama.

    “Selain Osama bin Laden, tiga pria dewasa juga tewas dalam serangan itu,” ujar seorang pejabat AS kepada para wartawan di Washington seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (2/5/2011).

    Menurut pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, dua pria tersebut bekerja sebagai kurir kepercayaan bagi Osama sedangkan pria ketiga diyakini sebagai putra Osama. Namun tidak disebutkan nama putra Osama tersebut.

    “Seorang wanita tewas saat dia digunakan sebagai tameng oleh seorang pejuang pria. Dua wanita lainnya terluka,” imbuh pejabat tersebut.

    Osama tewas dalam serangan pasukan khusus AS yang dilancarkan terhadap sebuah rumah besar di luar Islamabad, Pakistan pada Minggu, 1 Mei. Tewasnya pemimpin teroris asal Arab Saudi itu telah diumumkan langsung oleh Presiden AS Barack Obama dalam pidatonya di Gedung Putih.

    sumber: http://us.detiknews.com/read/2011/05/02/124719/1630274/1148/putra-osama-bin-laden-seorang-wanita-juga-tewas-akibat-serangan-as?n990102mainnews

    Jakarta – Presiden AS Barack Obama telah memastikan kematian pemimpin jaringan Al Qaeda, Osama bin Laden. Sesaat setelah berita kematiannya menyebar, foto wajah jenazah ‘Osama’ pun langsung menyeruak di internet.

    Berdasarkan pantauan detikINET, Senin (2/5/2011), di beberapa halaman Facebook bernama ‘Osama bin Laden Dead’ foto wajah jenazah yang diduga Osama tersebut tampak begitu diminati para pengguna.

    Belum jelas apakah foto ini asli atau tidak. Namun sekilas ketika diamati foto tersebut terlihat bercak darah yang natural serta bekas tembakan tepat di kepala. Hanya saja, di bagian mata dan sobekan baju tubuhnya terlihat tidak natural.

    Sebelumnya diberitakan pemimpin jaringan Al Qaeda itu tewas dalam serangan pasukan AS di Pakistan. Osama tewas setelah ditembak di bagian kepala.

    Hal itu disampaikan pejabat-pejabat AS kepada stasiun televisi NBC. Dikatakan pejabat-pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, pasukan Operasi Khusus AS melancarkan serangan terhadap sebuah bangunan di luar Islamabad, Pakistan.

    Dalam pertempuran yang terjadi Minggu, 1 Mei itu, personel AS melepaskan tembakan yang mengenai kepala Osama. Dia pun tewas dalam kontak senjata itu.

    Balas

  2. batakmedan82
    Mei 02, 2011 @ 11:16:15

    Kabul – Kematian Osama bin Laden disambut baik oleh para pemimpin dunia. Termasuk pula oleh Presiden Afghanistan Hamid Karzai yang menyerukan kelompok Taliban untuk menghentikan peperangannya setelah kematian Osama.

    Karzai mencetuskan, Taliban harus mengambil pelajaran dari kematian pemimpin jaringan teroris Al Qaeda itu.

    “Taliban harus mengambil pelajaran dari ini. Taliban harus menahan diri dari pertempuran,” kata Karzai pada konferensi pers di Kabul, ibukota Afghanistan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (2/5/2011).

    Menurut Karzai, kematian Osama merupakan berita bagus.

    Osama tewas dalam operasi rahasia yang dilancarkan pasukan elit Angkatan Laut AS, SEAL pada Minggu, 1 Mei pagi waktu Pakistan. Selain Osama, serangan yang dilancarkan ke sebuah bangunan besar itu juga menewaskan seorang putra Osama dan tiga orang lainnya, termasuk seorang wanita.

    Washington – Osama bin Laden tewas dalam operasi rahasia yang dilancarkan pasukan elit Angkatan Laut AS, Navy SEAL. Para pemimpin dunia menyambut kematian pemimpin jaringan teroris Al Qaeda itu.

    Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan, berita kematian Osama itu disambut baik. Namun diingatkannya: “Meski Al Qaeda telah terluka hari ini, Al Qaeda tidak berakhir. Perang kita melawan terorisme harus dilanjutkan.”

    Presiden Prancis Nicolas Sarkozy juga mengucapkan selamat pada Presiden AS Barack Obama atas kematian Osama. Sarkozy memuji kegigihan AS dalam memburu Osama selama ini.

    Perdana Menteri Inggris David Cameron menyatakan, kematian Osama akan memberikan kelegaan besar bagi banyak orang di dunia.

    “Ini keberhasilan besar karena dia telah ditemukan dan tak akan lagi bisa melakukan kampanye teror globalnya,” ujar Cameron dalam statemennya seperti dilansir Reuters, Senin (2/5/2011).

    Namun Cameron juga mengingatkan dunia untuk tetap waspada akan serangan-serangan Al Qaeda.

    Otoritas Palestina juga menyambut kematian Osama sebagai suatu hal baik bagi tujuan perdamaian.

    “Menyingkirkan bin Laden baik untuk tujuan perdamaian di seluruh dunia namun yang terpenting adalah mengalahkan ceramah-ceramah dan metode — metode keras — yang diciptakan dan didorong oleh bin Laden dan yang lainnya di dunia,” kata juru bicara Otoritas Palestina Ghassan Khatib.

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengucapkan selamat pada Obama. Kematian Osama ini, menurut Netanyahu, merupakan kemenangan atas keadilan dan kebebasan.

    Jakarta – Berita kematian Osama bin Laden disambut meriah warga Amerika Serikat. Mereka pun membuat seremonial digital, check-in dengan Foursquare di beberapa venue.

    Saat ditelusuri detikINET pada kolom quick search, Senin (2/5/2011), dengan nama venue ‘Osama’ muncul beberapa lokasi baru seperti: Osama bin Laden is Dead Victory Party, Osama’s Death Celebration, Osama’s Funeral, Time Square Osama B Dead Party, dan sebagainya.

    Beberapa venue terbaru diketahui dibuat dari New York di sekitar Times Square dan Ground Zero. Hal ini tentu dimanfaatkan beberapa pengguna Foursquare yang gemar berperan sebagai jumper.

    Osama bin Laden adalah pemimpin Al Qaeda yang sangat berjaya selama beberapa dekade adalah prioritas utama AS dalam pemberantasan terorisme. Terutama karena peristiwa 9/11 yang menggegerkan dunia dengan robohnya gedung World Trade Centre di pusat kota New York, AS, 10 tahun yang lalu.

    Balas

  3. batakmedan82
    Mei 02, 2011 @ 11:18:40

    INILAH.COM, Jakarta – Kepastian kematian tokoh Al-Qaeda Osama bin Laden di Afghanistan Senin (2/5/2011) merupakan penantian panjang sejak 2001 lalu menjadi target pemerintahan Amerika Serikat (AS) karena diduga terkait aksi teror di sejumlah negara, termasuk menara kembar WTC di AS. Bagaimana aksi teror pasca kematian Osama bin Laden?

    Informasi kematian Osama bin Laden menjadi berita di tengah kontroversi eksistensi dan peran tokoh yang paling dicari Amerika sejak 2001 lalu itu. Namun, apakah kematian Osama bin Laden yang diklaim sebagai pemimpin tertinggi kelompok al-Qaedah (Tandzhim al-Qaidah Islamiyah) ini akan memberi dampak atas aksi terrorisme di belahan dunia?

    Presiden Barrack Obama mengingatkan kematian Osama bin Laden bukan berarti aksi terorisme serta merta akan hilang. Dia mengingatkan agar semua tetap waspada terkait aksi terorisme. “Tak diragukan, Al Qaeda akan terus menyerang. Kita semua harus berhati-hati, baik di dalam maupun di luar negeri,” ujar Obama dalam pernyataannya, Senin (2/5/2011)

    Pengamat intelejen Dynno Chresbon menyebutkan ada implikasi penting atas tewasnya Osama bin Laden. Dia menyebutkan meninggalnya Osama bin Laden akan menimbulkan resistensi di lingkar dalam Al-Qaeda. “Akan menimbulkan friksi internal di ring satu dan dua Osama bin Laden. Dampaknya aksi teror secara global tidak solid,” ujarnya kepada INILAH.COM, melalui saluran telepon di Jakarta, Senin (2/5/2011).

    Faktor Osama bin Laden sebagai pemersatu dan solidarity maker di antara penggiat teror berdampak soliditas gerakan terorisme internasional memudar. Kendati demikian, menurut Dynno, aksi teror justru akan bergeser di wilayah domestik. “Sasaran teror bukan lagi kepada simbol Barat, namun ditujukan kepada kelompok minoritas seperti Kristen, Ahmadiyah dan Syiah,” ungkapnya.

    Reorientasi aksi teror ini, dalam pandangan Dynno ini tidak terlepas dari konstelasi di internal para penggiat teror yang tidak lagi seirama dengan Osama bin Laden. Kelompok ini, menurut Dynno, berporos di Yordania dan Iraq dengan sebutan Salafi Jihad. “Untuk konteks Indonesia, setelah meninggalnya Dr Azhari, Noordin M Top, dan Hambali, sebagai kepanjangantangan Osama bin Laden, kelompok teror di Indonesia beralih kiblat ke Salafi Jihad,” paparnya.

    Dampak dari perubahan orientasi sasaran teror ini, sudah terlihat akhir-akhir ini. Aksi teror justru ditujukan bukan pada simbol barat dan asing melainkan kepada kelompok aimmatul kuffar dan thogut seperti Kepolisian, Kristen, Ahmadiyah, termasuk Syiah. “Aksi teror ini akan memilih mundur seperti aksi 1970-an. Jadi nanti yang diserang domestik, bukan lagi konsiprasi internasional. ” jelasnya.

    Sementara anggota Komisi Luar Negeri DPR Ahmad Muzani menilai kematian Osama bin Laden tidak akan menghentikan aksi teror internasional. Menurut dia, paham terorisme telah berkembang. “Jaringan terorisme sekarang ini sudah menggurita karena sebagai ideologi terorisme ini sudah berkembang,” ujarnya di Gedung DPR Jakarta, Senin (2/5/2011).

    Selain karena paham terorisme berkembang secara global, persoalan keadilan serta perekonomian, yang tidak merata bagi Muzani, akan menjadi pemantik aksi terorisme di berbagai negara. [mdr]

    sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/1472302/reorientasi-gerakan-teror-pasca-sama

    Balas

  4. batakmedan82
    Mei 02, 2011 @ 11:22:54

    Pakistan Sambut Baik Terbunuhnya Usamah bin Ladin
    Senin, 02/05/2011 15:01 WIB | email | print

    Kementerian luar negeri Pakistan Senin ini (2/4) mengatakan kematian Usamah bin Ladin menunjukkan tekad negaranya dan dunia berperang melawan aksi terorisme.

    Ini adalah pernyataan resmi pertama Pakistan terkait tentang operasi militer untuk membunuh Usamah bin Ladin yang dilakukan dalam sebuah operasi militer AS pada hari minggu kemarin.

    Usamah Bin Ladin terbunuh dalam sebuah rumah mewah di kota Abbottabad tidak jauh dari sebuah akademi militer Pakistan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai apakah Pakistan mungkin telah mengetahui keberadaannya di sana.

    Abbottabad sendiri adalah rumah bagi tiga resimen tentara Pakistan dan ribuan personil militer dan dihiasi dengan bangunan militer. Penemuan bahwa Usamah bin Ladin tinggal di sebuah kota militer di Pakistan menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana dia berhasil menghindari penangkapan dan apakah militer Pakistan dan kepemimpinan intelijen Pakistan tahu keberadaannya dan melindunginya.

    Banyak kritikan telah lama menuduh unsur-unsur keamanan Pakistan telah melindungi Usamah bin Ladin, meskipun Islamabad selalu membantahnya. (fq/ap)

    sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/pakistan-sambut-baik-terbunuhnya-usamah-bin-ladin.htm

    Ikhwan: Militer AS Harus Ditarik dari Irak dan Afghanistan Setelah Bin Ladin Tewas
    Senin, 02/05/2011 14:49 WIB | email | print

    Jamaah Ikhwanul Muslimin Mesir mengatakan pada hari Senin ini (2/5) bahwa tentara AS harus ditarik dari Afghanistan dan Irak setelah terbunuhnya Usamah bin Ladin, orang yang dituduh sebagai dalang serangan 11 September yang menyebabkan dua perang besar pimpinan AS.

    Pemimpin Al-Qaidah itu terbunuh dalam pertempuran dengan pasukan AS di Pakistan pada hari Minggu kemarin, Presiden AS Barack Obama mengatakan.

    “Dengan kematian Usamah Bin Ladin, salah satu alasan kekerasan yang telah dipraktikkan di dunia telah dihapus,” kata Issam al-Arian, petinggi jamaah Ikhwanul Muslimin kepada Reuters.

    “Ini saatnya bagi Obama untuk menarik diri dari Afghanistan dan Irak dan mengakhiri pendudukan AS dan pasukan Barat di seluruh dunia, di mana negara-negara Muslim begitu lama dirugikan oleh tindak tanduk AS,” katanya.

    AS dan negara-negara Barat lainnya memiliki pasukan yang berbasis di Afghanistan. tentara AS dilaporkan meninggalkan Irak pada akhir tahun 2011 di bawah perjanjian keamanan dengan Baghdad. Washington juga memiliki kekuatan yang berbasis di Teluk.

    Ikhwan sendiri telah meninggalkan kekerasan sebagai alat perjuangan untuk mencapai perubahan politik di Mesir beberapa dekade yang lalu. Sejak Presiden Hosni Mubarak digulingkan di Mesir pada tanggal 11 Februari, Ikhwan telah menciptakan partai politik formal untuk maju dalam pemilu.

    “Revolusi yang terjadi di Timur Tengah merupakan bukti bahwa demokrasi memiliki sebuah tempat di Timur Tengah dan kita tidak perlu pendudukan pasukan asing lagi,” kata Arian.

    Dia mengatakan mungkin ada reaksi kekerasan untuk kematian Bin Ladin di wilayah di dunia di mana Al Qaidah memiliki pijakan.

    “Afghanistan, Pakistan, Maroko dan Aljazair mungkin bereaksi keras karena pengaruh al Qaidah meluas di sana.”

    Dia mengatakan Islam tidak boleh disamakan dengan terorisme atau jenis kekerasan yang didukung oleh Usamah Bin Ladin.

    “Ini saatnya bagi dunia untuk memahami kekerasan itu dan Islam tidak terkait dan mengaitkan Islam dengan kekerasan telah menjadi kesalahan yang disengaja oleh media,” tambah Arian.(fq/reu)

    sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/ikhwan-militer-as-harus-dari-irak-dan-afghanistan-setelah-bin-ladin-tewas.htm

    Karzai Serukan Taliban Tahan Diri Setelah Wafatnya Usamah bin Ladin
    Senin, 02/05/2011 14:35 WIB | email | print

    Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyerukan kepada Taliban pada hari Senin ini (2/5) untuk menahan diri dari pertempuran setelah terbunuhnya pemimpin Al Qaidah Usamah bin Ladin dan mengatakan Taliban harus mengambil pelajaran atas kematiannya.

    Karzai menggambarkan pembunuhan Usamah bin Ladin oleh pasukan khusus AS di utara ibukota Pakistan Islamabad sebagai “berita penting” bagi semua pihak termasuk Afghanistan yang telah menjadi salah satu basis penting bagi kelompok Taliban yang mendukung perjuangan Al-Qaidah pimpinan Usamah bin Ladin.

    “Taliban harus mengambil pelajaran dari peristiwa ini. Taliban harus menahan diri dari pertempuran,” kata Karzai dalam konferensi pers yang disiarkan secara nasional.

    Usamah bin Ladin dilaporkan telah lama bersembunyi di wilayah Afghanistan, dan invasi pasukan AS dan sekutunya ke negara itu pada 2003 yang lalu juga bagian dari upaya AS untuk menghancurkan Usamah bin Ladin dengan gerakan Al-Qaidahnya.(fq/reu)

    sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/karzai-serukan-taliban-tahan-diri-setelah-wafatnya-usamah-bin-ladin.htm

    AS Keluarkan Global Travel Warning, Setelah Wafatnya Usamah bin Ladin
    Senin, 02/05/2011 13:02 WIB | email | print

    Meski bergembira atas kematian Usamah bin Ladin, pemerintah AS saat ini juga khawatir, takut akan ada aksi balasan terhadap warga AS di seluruh dunia. Dan mengantisipasi hal tersebut, pemerintah AS mengeluarkan travel warning bagi warganya.

    AS telah mengeluarkan peringatan perjalanan global atau Global Travel Warning bagi semua warga negara Amerika setelah pembunuhan pemimpin Al-Qaidah, Usamah bin Ladin.

    Setelah mengumumkan kematian Usamah bin Ladin dalam sebuah operasi militer AS, Departemen Luar Negeri AS telah mengeluarkan peringatan perjalanan global untuk warga Amerika, memperingatkan mereka dari “potensi peningkatan aksi kekerasan anti-Amerika,” Reuters melaporkan.

    “Mengingat ketidakpastian dan ketidakstabilan situasi saat ini, warga AS di wilayah dimana dapat terjadi kekerasan anti-Amerika, sangat disarankan untuk membatasi perjalanan mereka ke luar rumah dan hotel mereka serta menghindari pertemuan massa dan aksi demonstrasi,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri.

    Presiden AS Barack Obama mengumumkan kematian Usamah bin Ladin, setelah operasi militer hari Minggu (1/5) di Pakistan.

    Operasi tersebut dilaporkan telah menewaskan tiga orang lainnya dan seorang wanita terluka. Seorang anak Usamah bin Ladin dilaporkan berada di antara mereka yang tewas.

    Kematian Usamah bin Ladin ini datang hampir sepuluh tahun setelah serangan 11 September 2001 yang mengakibatkan kematian hampir 3.000 orang.

    Selama kejadian tahun 2001, sekitar 19 orang yang dituduh sebagai anggota al-Qaidah, dilaporkan membajak empat pesawat penumpang jet komersial, dua pesawat menghantam Menara Kembar World Trade Center di New York City.

    Dan satu pesawat ketiga menabrak Pentagon di Arlington, Virginia, di luar Washington, DC.(fq/prtv)

    sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/as-keluarkan-travel-warning-bagi-warga-as-setelah-syahidnya-usamah.htm

    Warga AS Bergembira Ria Setelah Usamah bin Ladin “Syahid”
    Senin, 02/05/2011 12:41 WIB | email | print

    Warga Amerika berkumpul dalam luapan kegembiraan untuk menghibur diri dengan menyanyi dan bertepuk tangan Senin dini hari ini (2/5), setelah presiden Obama mengumumkan bahwa Usamah bin Ladin telah tewas, termasuk ratusan orang berkumpul di ground zero lokasi tempat menara kembar pernah berdiri di Lower Manhattan.

    Banyak warga melambaikan bendera Amerika atau mengambil dan saling berfoto. Sekelompok warga juga bersorak-sorai dengan spontan dan bernyanyi, termasuk menyanyikan lagu Lee Greenwood yang berjudul “I’m Proud to be an American.”

    Lebih jauh pusat kota di Times Square, puluhan orang berdiri bersama-sama sambil berteriak-teriak dan saling memotret. Sebuah SUV melintas dan lampu menyala dan terdengar sirene, dan kerumunan orang bertepuk tangan. Seorang pria melambaikan bendera Amerika dan warga lainnya menyanyikan lagu kebangsaan AS “The Star-Spangled Banner.”

    Dan di Washington, DC, sebkelompok besar massa berkumpul di depan Gedung Putih untuk merayakan kematian Usamah, sambil meneriakkan “USA! USA!” dan melambai-lambaikan bendera Amerika. Kerumunan itu memenuhi jalan di depan Gedung Putih dan tumpah ke Lafayette Park.

    Will Ditto, 25 tahun, seorang staf legislatif, mengatakan ia sedang bersiap-siap untuk tidur pada Minggu malam ketika ibunya memanggilnya dan menyampaikan berita kematian Usamah. Dia memutuskan untuk meninggalkan rumahnya di Capitol Hill dan bergabung dengan kerumunan massa. Ketika ia naik kereta bawah tanah menuju ke Gedung Putih, dia mengatakan kepada sesama penumpang tentang berita kematian Usamah bin Ladin.

    “Ini berita besar,” katanya. “Ini hari besar untuk menjadi orang Amerika.”

    Mahasiswa George Washington University Alex Washofsky, 20 tahun, dan teman sekamarnya Dan Fallon, 20 tahun, juga bergabung dengan kerumunan massa.

    “George Bush berkata, ‘Bawa dia untuk keadilan, hidup atau mati,’ dan kami melakukannya,” kata Washofsky, seorang junior dan anggota Angkatan Laut Reserve Officer Training Corps.

    Orang-orang mulai berkumpul sebelum Presiden Barack Obama berpidato sekitar pukul 11:30 Minggu malam waktu setempat. Pada tengah malam, orang-orang memenuhi jalanan di depan Gedung Putih dan perayaan itu tumpah ke Lafayette Park di sebelah utara Gedung Putih.

    Beberapa orang berlari untuk bergabung dengan kerumunan. Lainnya tiba di lokasi dengan menggunakan sepeda, dan beberapa orang membawa anjing mereka.

    Bendera Amerika dari semua ukuran dikibarkan setinggi-tingginya, atau dikenakan tersampir di bahu. Beberapa orang memanjat pohon dan tiang lampu untuk lebih menampilkan bendera yang mereka bawa.

    Pesta jalanan dadakan di AS terjadi dalam menyambut kematian Usamah bin Ladin. (fq/ap)

    sumber: http://www.eramuslim.com/berita/dunia/warga-as-bergembira-ria-setelah-usamah-bin-ladin-syahid.htm

    Balas

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: